Cegah Penyebaran COVID-19, Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan Menggunakan Metode E-Learning

SHARE

Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan telah menghentikan perkuliahan tatap muka untuk memutuskan rantai penyebaran Pneumonia Coronavirus Disease 2019 (COVID)-19. Libur diberlakukan sejak keluarnya surat edaran per tanggal 20 Maret 2020 hingga saat ini.

Semula rektor Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan, Drs. H. A. Muin Isma Nasution mengatakan aktivitas perkuliahan tatap muka diliburkan mulai dari tanggal 20 sampai dengan 31 Maret 2020. Namun seiring dengan perkembangan kasus COVID-19,  membuat adanya perpanjangan libur hingga tanggal 29 Mei 2020 dengan menerbitkan surat edaran kembali. Tak hanya mahasiswa, dosen juga diliburkan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

"Dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona, kita mengambil langkah sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama bidang PTKI, dan Kopertais wilayah IX Sumatera Utara, yakni mengubah perkuliahan tatap muka, secara langsung, luring menjadi perkuliahan online atau daring menggunakan berbagai aplikasi media sosial," kata Drs. H. A. Muin Isma Nasution.

E-learning atau perkuliahan daring, pembelajaran jarak jauh, atau online learning ini menggunakan berbagai aplikasi media soaial sesuai dengan kebijakan dosen masing-masing, seperti Google Classroom, Whatsapp Group, Mailing List, Skype, Zoom, hingga Webex. Hal ini juga sesuai dengan prinsip merdeka belajar yang dikemukakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan juga meniadakan kegiatan yang bersifat mendatangkan banyak orang hingga wabah pandemi ini selesai.

Dalam berbagai kesempatan, Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan  juga selalu mengimbau kepada warga institut selama masa wabah ini untuk tetap beraktifitas di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak, serta menjaga kesehatan diri dan lingkungan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, dan menerapkan physical distancing dimanapun kita berada.