22 Maret 2025
✨ Libur Idul Fitri 1446 H di IAIDU Asahan: Cuti Akademik Sebentar, Kembali Bersemangat! ✨
✨ Libur Idul Fitri Telah Tiba! ✨
Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H, perkuliahan dan kegiatan akademik di IAIDU Asahan diliburkan mulai 27 Maret 2025 hingga 10 April 2025.
Namun jangan khawatir, kami akan kembali beraktivitas penuh pada Sabtu, 12 April 2025 untuk melanjutkan perjalanan akademik bersama!
Selamat merayakan Idul Fitri, semoga kita semua diberi kebahagiaan dan keberkahan! ✨
17 Maret 2025
Safari Ramadhan Fakultas Dakwah IAIDU Asahan di Simpang Empat
Safari Ramadhan Fakultas Dakwah IAIDU Asahan di Simpang Empat
Asahan, 17 Maret 2025 – Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darul Ulum (IAIDU) Asahan menggelar kegiatan Safari Ramadhan yang berlangsung pada 15 dan 16 Maret 2025. Kegiatan ini diadakan di dua lokasi berbeda di Kecamatan Simpang Empat, yaitu di Musholla Al Abror, Desa Sei Dua Hulu pada 15 Maret, dan di Masjid Muhajirin, Dusun I Sukaraja pada 16 Maret.
Safari Ramadhan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara civitas akademika IAIDU Asahan dan masyarakat, serta memberikan pembinaan agama kepada umat Muslim, khususnya dalam bulan suci Ramadhan. Selain kajian keagamaan, kegiatan ini juga mencakup kegiatan sosial berupa pembagian sembako kepada warga sekitar.
Pada 15 Maret 2025, Safari Ramadhan dimulai di Musholla Al Abror, Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat. Acara ini diisi dengan ceramah agama mengenai makna Ramadhan dan pentingnya meningkatkan ibadah selama bulan suci. Selain itu, warga setempat menerima bantuan sembako yang dibagikan oleh tim IAIDU Asahan. Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya bantuan tersebut.
Pada 16 Maret 2025, Safari Ramadhan dilanjutkan di Masjid Muhajirin, Dusun I Sukaraja. Sama seperti di acara sebelumnya, kegiatan ini diawali dengan kajian agama yang mengajak jamaah untuk lebih mendalami makna Ramadhan dan memperbanyak amal ibadah. Setelah kajian, kegiatan di Masjid Muhajirin juga diwarnai dengan pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan.
Dalam kedua kegiatan tersebut, beberapa civitas akademika IAIDU Asahan turut hadir dan ikut serta, di antaranya Dr. H. Lakum, S.Ag., M.Sos., Wakil Dekan Fakultas Dakwah IAIDU Asahan, Ismail Nasution, M.Sos., Kepala Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Ilham, M.Sos., Staf Perpustakaan, Irwanto, S.Ag., M.Si., Kepala Bidang Keuangan, Uky Firmansyah Rahman Hakim, M.Sos., Kepala Bidang Umum, serta Dr. Rial Sukman Hasibuan, M.Sos., dosen Fakultas Dakwah. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai bagian dari tim Safari Ramadhan, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar.
Kegiatan Safari Ramadhan ini tidak hanya fokus pada kajian agama, tetapi juga berperan dalam mempererat silaturahmi antara civitas akademika IAIDU Asahan dan masyarakat sekitar. Pembagian sembako menjadi bagian dari upaya Fakultas Dakwah IAIDU Asahan untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama selama bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Safari Ramadhan ini juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan di Kecamatan Simpang Empat. Selain mempererat hubungan antara IAIDU Asahan dengan masyarakat, kegiatan ini juga memperlihatkan komitmen kampus dalam berbagi kebahagiaan dan memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial.
Kegiatan Safari Ramadhan di kedua lokasi ini diakhiri dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa. Fakultas Dakwah IAIDU Asahan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, memberikan manfaat lebih besar, serta semakin mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat.
13 Maret 2025
Safari Ramadhan Fakultas Syariah IAIDU Asahan: Membangun Spiritualitas dan Kepedulian Sosial di Kabupaten Batu Bara
Fakultas Syariah IAIDU Asahan menggelar kegiatan Safari Ramadhan pada Senin, 10 Maret 2025, yang berlangsung di dua masjid di Kabupaten Batu Bara, yakni Masjid Arbaiturahim dan Masjid Al Mukhlisin. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun spiritualitas, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadhan.
Safari Ramadhan ini melibatkan seluruh civitas akademika Fakultas Syariah IAIDU Asahan, baik dosen maupun mahasiswa. Kegiatan yang juga menjadi bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Syahrul, SHI, MA, Wakil Dekan Dr. Siti Ameliyah, S.Ag, M.H.I, Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Adnan Buyung Nasution, S.H.I, M.H.I, Kepala Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Dr. Zaleha, S.Ag, S.H, M.A, Ka. Biro IAIDU Asahan Dr. Muhammad Abduh Isma,S.Ag, M.E.I serta Sekertaris BP2M IAIDU Asahan Andri Nurwandri, S.Sy, M.Ag. Turut hadir juga Ade Ilham, Siti Bainah staff TU Fakultas Syariah, dan Azija Ashrafi’aah dari humas biro IAIDU Asahan. Tak ketinggalan, mahasiswa Fakultas Syariah yang aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini mengusung tema besar, "Membangun Spiritualitas dan Kepedulian Sosial di Bulan Ramadhan," yang mencakup berbagai rangkaian acara yang bertujuan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar. Dr. H. Syahrul, SHI, MA, dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, dan merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk berbagi, memperkuat tali silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Safari Ramadhan ini dirancang dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, di antaranya adalah kajian keislaman, bimbingan ibadah Ramadhan, dan konsultasi hukum Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan pemahaman yang lebih dalam mengenai ajaran Islam serta meningkatkan kualitas ibadah umat di bulan yang penuh rahmat ini.
Kegiatan kajian ini menghadirkan para dosen Fakultas Syariah IAIDU Asahan yang memberikan penjelasan tentang keutamaan bulan Ramadhan serta pentingnya meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci ini. Para peserta diajak untuk memperdalam pemahaman agama, yang diharapkan dapat memperkuat spiritualitas dan kedekatan mereka dengan Allah SWT.
Salah satu kegiatan utama dalam Safari Ramadhan adalah bimbingan ibadah Ramadhan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memahami lebih baik tentang tata cara beribadah di bulan Ramadhan, baik itu dalam hal puasa, salat tarawih, maupun amalan sunnah lainnya. Dengan demikian, para peserta dapat menjalani ibadah dengan lebih khusyuk dan sesuai dengan tuntunan syariat.
Tak hanya kajian dan bimbingan ibadah, Safari Ramadhan ini juga menyediakan layanan konsultasi hukum Islam bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang masalah hukum yang mereka hadapi, baik itu terkait dengan pernikahan, warisan, ataupun masalah keuangan berdasarkan hukum Islam. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen-dosen yang berkompeten di bidang hukum Islam, yang siap memberikan penjelasan dan solusi bagi masyarakat.
Selain kegiatan ilmiah dan bimbingan ibadah, Safari Ramadhan Fakultas Syariah IAIDU Asahan juga melaksanakan program berbagi sembako untuk masyarakat sekitar. Pembagian sembako ini merupakan wujud nyata dari kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh civitas akademika Fakultas Syariah IAIDU Asahan terhadap sesama, terutama di bulan yang penuh berkah ini.
Menurut Dr. Siti Ameliyah, S.Ag, M.H.I, Wakil Dekan Fakultas Syariah IAIDU Asahan, “Kegiatan berbagi sembako ini adalah salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat, di mana kami berusaha untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga apa yang kami bagikan dapat meringankan beban mereka selama bulan Ramadhan.”
Antusiasme masyarakat dan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Banyak dari mereka yang hadir untuk mengikuti kajian, mendapatkan bimbingan ibadah, serta berkonsultasi mengenai berbagai masalah hukum Islam. Beberapa mahasiswa Fakultas Syariah juga turut terlibat aktif dalam membantu jalannya kegiatan, baik dalam hal pembagian sembako maupun dalam pelaksanaan kajian dan konsultasi.
Dr. Muhammad Abduh Isma,S.Ag, M.E.I, Ka. Biro IAIDU Asahan, menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini juga bertujuan untuk membangun hubungan yang lebih baik antara kampus dan masyarakat sekitar. “Kami ingin menunjukkan bahwa sebagai bagian dari civitas akademika, kami tidak hanya fokus pada dunia pendidikan, tetapi juga peduli dengan keadaan sosial masyarakat di sekitar kami,” ujarnya.
Safari Ramadhan Fakultas Syariah IAIDU Asahan di Kabupaten Batu Bara ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bagi seluruh umat Islam, serta untuk kesuksesan kegiatan-kegiatan sosial yang terus berlanjut. Dr. H. Syahrul, SHI, MA mengungkapkan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa yang akan datang dan dapat memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat.
“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, saat yang tepat untuk berbagi ilmu, beramal, dan mempererat tali persaudaraan. Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti di bulan Ramadhan, tetapi dapat terus berlanjut sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat,” tutup Dr. Syahrul.
Kegiatan Safari Ramadhan ini akan berlangsung hingga 20 Maret 2025, dengan berbagai program yang terus dilaksanakan untuk memperkuat spiritualitas dan memperluas dampak positif bagi masyarakat.
27 Februari 2025
Wisuda XXXIII IAIDU Asahan
Wisuda XXXIII IAIDU Asahan: Mencetak Sarjana Berintegritas dan Berdaya Saing Global
Kisaran, 26 Februari 2025 – Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan menggelar prosesi Wisuda Sarjana Angkatan XXXIII Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu (26/2) di Gedung Mutiara, Kisaran. Acara ini menjadi momentum penting bagi para lulusan yang siap mengabdi kepada masyarakat dengan ilmu yang telah diperoleh.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Asahan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan, Ketua Umum Yayasan PMDU Asahan, pimpinan Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, pimpinan Instansi dan Lembaga Mitra IAIDU Asahan, serta para akademisi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Sebanyak 88 mahasiswa resmi diwisuda dari berbagai program studi, yakni 29 lulusan dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 25 dari Manajemen Pendidikan Islam (MPI), 2 dari Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), 15 dari Hukum Keluarga Islam (HKI), 13 dari Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan 4 dari Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Rektor IAIDU Asahan, Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari pengabdian bagi masyarakat. “Kami berharap para lulusan IAIDU Asahan dapat menjadi agen perubahan sosial yang berkontribusi nyata di tengah masyarakat, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek kehidupan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIDU Asahan juga memaparkan berbagai pencapaian akademik institusi. Pada tahun akademik 2024/2025, tiga dosen IAIDU Asahan berhasil meraih gelar doktor, menambah jumlah dosen bergelar doktor di institusi ini menjadi 15 orang. Selain itu, IAIDU Asahan telah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), penelitian, dan pengabdian masyarakat internasional di Malaysia dan Kamboja, serta berencana memperluas program ini ke Thailand.
Rektor juga mengumumkan bahwa IAIDU Asahan sedang dalam tahap pembukaan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam, serta Program Studi S1 Manajemen Dakwah. Ketiga program studi ini baru saja menjalani asesmen lapangan oleh Tim Asesor Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Langkah ini menjadi bukti komitmen IAIDU Asahan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jangkauan akademiknya.
Ketua Umum Yayasan PMDU Asahan, Drs. H. A. Muin Isma Nasution, menekankan bahwa keberhasilan akademik harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kesuksesan hakiki tidak hanya diukur dari gelar akademik, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa Saudara berikan kepada masyarakat, bangsa, dan agama,” katanya.
Dalam acara tersebut, Wakil Rektor III IAIDU Asahan, Dr. H. Taufik, S.Ag., M.A., menyampaikan Orasi Ilmiah bertajuk “Dengan Ilmu, Amal, dan Akhlak Terpuji, Raih Kesuksesan Hakiki”. Ia menegaskan bahwa lulusan IAIDU Asahan harus menguasai ilmu pengetahuan, konsisten dalam beramal, dan memegang teguh akhlak terpuji sebagai kunci kesuksesan sejati.
Sebagai bentuk apresiasi, IAIDU Asahan memberikan penghargaan kepada Wisudawan Terbaik dari masing-masing program studi, yaitu Siti Khodijah MY dari Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), Triwi Diana dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Rizky Aulia Sitorus dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Tantri Rahayu dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah dosen dan mahasiswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Salah satu dosen berprestasi adalah Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., pencipta Lagu Mars dan Hymne Daar Al Uluum Asahan sekaligus penulis jurnal internasional terindeks Scopus.
Di sisi mahasiswa, beberapa yang meraih prestasi di tingkat internasional dan nasional antara lain Effnida Harahap dari Prodi HKI, Farida Hanim Harahap dari Prodi PAI, dan Miftah Rahman dari Prodi KPI, yang berhasil menulis artikel di jurnal internasional, serta Hizass Raihan Saragih dari Prodi HES yang meraih juara dalam Lomba Tari Serampang XII Tingkat Nasional.
Prosesi wisuda ini menjadi bukti nyata komitmen IAIDU Asahan dalam mencetak generasi unggul berlandaskan nilai-nilai Islam dan keilmuan. Dengan meningkatnya jumlah lulusan setiap tahun, IAIDU Asahan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan guna menjawab tantangan global dan kebutuhan masyarakat.
21 Februari 2025
IAIDU Asahan Menerima Tim Asesmen Lapangan untuk Program Magister
Kisaran, 21 Februari 2025 – Dalam rangka memperluas kapasitas akademik dan pengembangan program studi di tingkat pascasarjana, Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan tengah bersiap untuk menyelenggarakan Asesmen Lapangan Pembukaan Program Studi Baru. Program studi yang akan diuji adalah Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), serta Pendidikan Agama Islam untuk jenjang untuk jenjang Magister.
Asesmen lapangan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembukaan program studi baru yang dilaksanakan untuk memastikan bahwa program studi yang diajukan memenuhi standar akademik dan kualitas yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama. Proses asesmen ini juga merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kualitas pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia dan memberikan peluang baru bagi calon mahasiswa yang berminat pada bidang Hukum Keluarga Islam dan Pendidikan Agama Islam.
Rektor IAIDU Asahan, Dr. Hj. Nilasari Siagian, SH, S.Pd.I, MH, menyambut baik pelaksanaan asesmen lapangan ini. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pembukaan program studi baru merupakan langkah strategis untuk memperluas kesempatan belajar bagi mahasiswa dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi agama di kampus IAIDU Asahan. Dr. Hj. Nilasari juga berharap agar program studi ini dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan ilmu Hukum Keluarga Islam dan Pendidikan Agama Islam, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Ke depan, kami berharap bahwa Program Studi Hukum Keluarga Islam dan Pendidikan Agama Islam ini akan menjadi pusat pengembangan ilmu di bidang hukum keluarga dan pendidikan agama, khususnya dalam konteks keagamaan. Kami juga berharap bahwa program ini dapat memberikan manfaat yang luas, baik untuk masyarakat di Asahan maupun bagi umat Islam di seluruh Indonesia," ujar Dr. Hj. Nilasari Siagian dengan penuh semangat.
Pihak kampus IAIDU Asahan telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang untuk menghadapi proses asesmen ini. Setelah pelaksanaan asesmen selesai, tim evaluasi diharapkan dapat memberikan rekomendasi terkait kelayakan pembukaan program studi baru ini. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, keputusan akhir akan diambil apakah program studi Hukum Keluarga Islam dan Pendidikan Agama Islam di IAIDU Asahan dapat disetujui untuk dibuka atau perlu dilakukan perbaikan di beberapa aspek. Hasil asesmen ini juga akan menjadi acuan untuk perencanaan selanjutnya, sehingga program studi yang akan dijalankan benar-benar dapat memenuhi standar kualitas yang tinggi.
Ketua Umum Yayasan PMDU Asahan, Buya Drs. H.A. Muin Isma Nasution, turut memberikan penjelasan bahwa keberadaan program studi Hukum Keluarga Islam dan Pendidikan Agama Islam ini sangat penting untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang mengkhususkan diri pada hukum Islam dan pendidikan agama, terutama dalam bidang yang sangat relevan dengan kehidupan masyarakat. Ia menambahkan bahwa kedua program studi ini akan memberikan kesempatan bagi para calon mahasiswa untuk lebih mendalami masalah-masalah hukum keluarga dalam perspektif Islam serta mempelajari strategi pendidikan agama yang efektif dalam konteks Indonesia.
"Program studi ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan menganalisis dan memecahkan persoalan-persoalan hukum keluarga Islam dan menerapkan prinsip-prinsip pendidikan agama Islam secara komprehensif, dengan pendekatan yang mengedepankan pemahaman agama dan hukum yang harmonis," kata Drs. H.A. Muin Isma Nasution.
Adapun evaluator dan pendamping yang akan bertugas untuk menilai kelayakan dan kesiapan program studi yang akan dibuka di IAIDU Asahan, beberapa nama yang ditunjuk antara lain Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag, dan Dr. Zulfan, M.Ag, yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan tinggi agama, serta Eri Muhibuddin, MM, yang berasal dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam.
Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag, yang terlibat dalam asesmen ini, menyampaikan bahwa proses asesmen lapangan bertujuan untuk menilai kesiapan akademik IAIDU Asahan dalam membuka program studi baru. Menurutnya, keberadaan program studi yang baru ini sangat penting, khususnya dalam mengembangkan pendidikan Islam yang relevan dengan perkembangan hukum keluarga dan pendidikan agama di Indonesia. "Kami melihat bahwa IAIDU Asahan sudah mempersiapkan dengan baik berbagai aspek yang dibutuhkan untuk membuka program studi baru ini. Diharapkan program ini bisa memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum Islam dan pendidikan agama di tingkat yang lebih luas," ujar Prof. Dr. Imam Yahya.
Dr. Zulfan, M.Ag, juga menyampaikan bahwa salah satu fokus asesmen adalah untuk mengevaluasi kurikulum yang akan diterapkan di kedua program studi tersebut. "Evaluasi kurikulum akan menjadi titik penting untuk memastikan program studi ini dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di dunia pendidikan dan praktik hukum keluarga Islam. Kami sangat mengapresiasi persiapan IAIDU Asahan dalam menyusun kurikulum yang relevan dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat," katanya.
Eri Muhibuddin, MM, yang berasal dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, menambahkan bahwa proses asesmen ini bukan hanya soal kelayakan akademik, tetapi juga terkait dengan pengelolaan administrasi dan fasilitas pendukung yang tersedia. "Kami ingin memastikan bahwa program studi ini tidak hanya memiliki kualitas kurikulum yang baik, tetapi juga didukung oleh fasilitas yang memadai, termasuk tenaga pengajar yang kompeten. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan program studi yang berkualitas," ungkap Eri.
Proses asesmen lapangan ini akan berlangsung dari tanggal 21 hingga 23 Februari 2025. Selama tiga hari tersebut, tim asesmen akan melakukan evaluasi langsung terhadap berbagai aspek yang terkait dengan program studi Hukum Keluarga Islam dan Pendidikan Agama Islam, seperti kurikulum yang akan diterapkan, fasilitas pendukung yang dimiliki oleh IAIDU Asahan, serta sistem pengelolaan akademik dan administrasi yang ada. Evaluasi juga akan mencakup peninjauan terhadap kesiapan tenaga pengajar yang akan mengajar di program studi tersebut.
Keberhasilan dalam pelaksanaan asesmen lapangan ini akan menjadi titik awal bagi pengembangan lebih lanjut program studi Hukum Keluarga Islam dan Pendidikan Agama Islam di IAIDU Asahan. Pihak kampus berharap kedua program studi ini akan mampu menarik perhatian calon mahasiswa, baik dari daerah sekitar Asahan maupun dari luar daerah, yang memiliki minat dalam bidang hukum keluarga Islam dan pendidikan agama.
Proses asesmen lapangan ini juga tidak hanya menjadi ajang evaluasi kualitas akademik, namun juga sebagai bentuk komitmen IAIDU Asahan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi agama Islam. Melalui asesmen ini, IAIDU Asahan berharap dapat memperluas jaringan kerjasama akademik dengan berbagai pihak serta memberikan kontribusi lebih dalam memajukan pendidikan tinggi agama Islam di tanah air.
Setelah semua tahapan asesmen lapangan selesai dan mendapatkan hasil yang positif, diharapkan kedua program studi ini bisa segera dibuka untuk menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran berikutnya. Program studi ini akan menjadi bagian dari upaya IAIDU Asahan untuk berperan aktif dalam pengembangan ilmu agama dan hukum yang semakin relevan di masyarakat, dengan harapan menghasilkan lulusan-lulusan yang siap memberikan solusi bagi permasalahan hukum keluarga Islam dan pendidikan agama Islam di Indonesia.
Dengan demikian, proses asesmen lapangan ini bukan hanya menjadi sebuah evaluasi semata, tetapi juga merupakan bagian dari perjalanan panjang IAIDU Asahan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta umat Islam di Indonesia.
16 Februari 2025
IAIDU Asahan Tingkatkan Profesionalisme Dosen melalui Perjanjian Kerja dan Pelatihan Aplikasi Akademik
Asahan – Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan mengadakan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Dosen Tetap Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 serta Pelatihan Penggunaan Aplikasi SIAKAD, SISTER DIKTI, dan LITAPDIMAS, pada Sabtu (15/2/2025) di Auditorium IAIDU Asahan. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh dosen tetap dan jajaran pimpinan kampus, termasuk Rektor, para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Prodi, dan Kepala Lembaga.
Rektor IAIDU Asahan, Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa penandatanganan perjanjian kerja ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat profesionalisme dosen sekaligus meningkatkan mutu penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi.
"Penandatanganan perjanjian kerja ini bukan hanya formalitas, tetapi komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pelatihan aplikasi akademik ini akan mempermudah dosen dalam menjalankan tugas tridarma secara efektif," ujar Nilasari.
Kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Perjanjian Kerja Dosen dan Beban Kerja Dosen oleh Eko Priadi, S.H.I., S.H., M.H., Kepala BPM IAIDU Asahan, yang menjelaskan secara rinci hak dan kewajiban dosen sesuai peraturan yang berlaku, yang disusul dengan penandatanganan perjanjian kerja oleh seluruh dosen tetap, yang disaksikan langsung oleh Rektor dan jajaran pimpinan kampus.
Momen ini menegaskan komitmen IAIDU Asahan dalam membangun pendidikan berkualitas melalui penguatan kapasitas dan profesionalitas dosen, serta optimalisasi teknologi informasi dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.
Dalam upaya mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi, IAIDU Asahan memberikan pelatihan intensif penggunaan tiga aplikasi akademik utama, yaitu Pelatihan SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) yang dipandu oleh Kepala Biro Rektor IAIDU Asahan, Dr. Muhammad Abduh Isma, M.E.I., Pelatihan SISTER DIKTI (Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi) oleh Kepala Bidang Pusdatin IAIDU Asahan, M. Khozali Husen, S.Sy., dan Pelatihan LITAPDIMAS (Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat) oleh Sekretaris BP2M IAIDU Asahan, Andri Nurwandri, S.Sy., M.Ag.
Kepala Biro Rektor IAIDU Asahan, Dr. Muhammad Abduh Isma, M.E.I., menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam administrasi akademik di era digital. "Penguasaan aplikasi ini akan membantu dosen dalam merencanakan dan melaporkan kegiatan akademik secara efektif dan efisien. Sehingga dengan sistem yang terintegrasi, dosen dapat lebih fokus pada pengembangan materi ajar, penelitian, dan pengabdian" jelas Abduh.
Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab dan praktik langsung. Ilham, M.Sos., salah satu dosen tetap, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat membantu dalam memperdalam pemahaman mengenai sistem informasi akademik yang terintegrasi.
"Dengan penguasaan aplikasi ini, saya merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan administrasi akademik yang semakin kompleks," tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga 16.15 WIB ini diakhiri dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan kondusif, menegaskan komitmen IAIDU Asahan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas tenaga pengajar dan optimalisasi teknologi informasi dalam proses akademik.
Dengan peningkatan profesionalisme dosen yang diintegrasikan teknologi pendidikan yang relevan, IAIDU Asahan berharap dapat menjadi perguruan tinggi yang kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan digitalisasi pendidikan. (EP)