• Email Address

    humas@iaidu-asahan.ac.id

IAIDU Asahan Gelar Pelatihan Pendampingan Psikososial bagi Relawan Bencana Banjir Sumatera dan Aceh

  • Home
  • IAIDU Asahan Gelar Pelatihan Pendampingan Psikososial bagi Relawan Bencana Banjir Sumatera dan Aceh

20 Januari 2026 , Berita Kampus

Asahan – 10 Januari 2026, Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan menggelar Pelatihan Pendampingan Psikososial bagi relawan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap korban bencana banjir di wilayah Sumatera dan Aceh.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor IAIDU ASAHAN, Umi Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., Dekan Fakultas Tarbiyah Buya Dr. H. Zainal Abidin, M.M, dan Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah Buya Dr. Sutrisno, S.Ag., M.Pd.I., Ketua Prodi PAI S2 Buya Dr. Aswan, S.Ag., M.M. dan Ketua Crisis Centre Fakultas Tarbiyah IAIDU ASAHAN Buya Syahrizal, S.Psi., M.Psi.

Pelatihan ini diikuti oleh relawan IAIDU Asahan, yang terdiri dari mahasiswa dan unsur civitas akademika, dengan tujuan membekali peserta kemampuan dasar dalam melakukan pendampingan psikososial kepada korban bencana, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.

Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan IAIDU Asahan, sebagai upaya memperkuat peran kampus dalam pengabdian kepada masyarakat serta respon kemanusiaan terhadap bencana alam yang kerap melanda wilayah Sumatera dan Aceh.

Pelatihan ini menghadirkan materi seputar pemulihan trauma, komunikasi empatik, serta teknik pendampingan psikososial pascabencana, yang disampaikan oleh pemateri berkompeten di bidang kebencanaan dan sosial kemasyarakatan.

Menurut panitia pelaksana, pelatihan ini penting dilakukan untuk meningkatkan kesiapan relawan IAIDU Asahan agar mampu memberikan pendampingan yang tepat, manusiawi, dan berkelanjutan kepada masyarakat terdampak banjir.

Melalui pelatihan ini, IAIDU Asahan berharap para relawan tidak hanya hadir secara fisik di lokasi bencana, tetapi juga mampu memberikan dukungan psikologis dan sosial yang dibutuhkan korban dalam proses pemulihan pascabencana.